- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pengurus BRINUS Jatim Satukan Barisan di Surabaya, Konsolidasi hingga Program Kerja Jadi Prioritas

Minggu, 30 Agustus 2026 | Agustus 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-30T12:12:25Z
Konsolidasi organisasi menjadi fokus utama Kopdar Pengurus DPW dan DPD BRINUS se-Jawa Timur yang digelar di Surabaya,


Surabaya, Djdeveloper.co.id — Upaya memperkuat soliditas dan menyatukan langkah organisasi terus dilakukan jajaran BRINUS Jawa Timur. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Kopi Darat (Kopdar) DPW BRINUS Jawa Timur bersama DPD BRINUS kabupaten/kota se-Jawa Timur yang berlangsung di Surabaya, Minggu (30/8/2026).


Kopdar dihadiri jajaran pengurus DPW BRINUS Jawa Timur periode 2026–2031 serta sejumlah perwakilan DPD dari berbagai daerah di Jawa Timur. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum untuk membahas arah perjalanan organisasi ke depan.


Meski dikemas dalam suasana penuh keakraban, pembahasan dalam forum tersebut tetap diarahkan pada penguatan kelembagaan, peningkatan koordinasi, serta penyamaan langkah seluruh jajaran pengurus.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW BRINUS Jawa Timur menekankan adanya tiga hal utama yang perlu menjadi perhatian bersama seluruh pengurus.


Prioritas pertama adalah memperkuat konsolidasi internal organisasi. Struktur kepengurusan di tingkat DPD kabupaten/kota diharapkan semakin rapi, aktif, dan mampu menjalankan tugas organisasi secara optimal.


Penguatan di tingkat daerah dinilai sangat penting karena keberadaan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan di tingkat provinsi, tetapi juga oleh sejauh mana struktur di bawahnya mampu bergerak secara bersama-sama.


Koordinasi antara DPW dan DPD pun diharapkan tidak bersifat insidental. Komunikasi yang intensif diperlukan agar setiap persoalan maupun kebutuhan organisasi di daerah dapat segera dicarikan solusi secara bersama.


Fokus kedua adalah menghadirkan program kerja yang konkret dan bermanfaat. Empat pilar yang menjadi landasan organisasi, yakni kaderisasi, ekonomi, kebangsaan, dan sosial, didorong untuk diwujudkan melalui kegiatan nyata.


Dengan demikian, keberadaan BRINUS di Jawa Timur diharapkan tidak sekadar terlihat dari struktur kepengurusan, tetapi juga dari kontribusi dan manfaat yang diberikan kepada anggota serta masyarakat.


“Jawa Timur ini barometer. Kalau Jatim solid, maka Indonesia solid. Saya minta DPW dan DPD se-Jatim kompak. Jangan ada ego sektoral. Kita satu BRINUS,” tegas Ketua BRINUS Jawa Timur.


Sedangkan fokus ketiga menyangkut penguatan target dan posisi organisasi. DPW BRINUS Jawa Timur diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan organisasi yang solid sekaligus berperan sebagai penggerak perkembangan BRINUS, terutama di wilayah Indonesia Timur.


Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan keterlibatan seluruh jajaran. Setiap DPD diharapkan mampu mengambil peran sesuai wilayah dan kapasitas masing-masing, sehingga kekuatan organisasi dapat tumbuh secara merata.


Kegiatan kopdar juga menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan antarpengurus setelah terbentuknya kepengurusan DPW BRINUS Jawa Timur periode 2026–2031.


Selain mempererat silaturahmi, forum tersebut dimanfaatkan untuk bertukar pandangan, menyampaikan kondisi organisasi di daerah, serta menyusun langkah yang dapat dilakukan secara bersama-sama.


Semangat “Bersatu, Berkarya, Bersama untuk Indonesia” menjadi pesan utama yang dibawa dari pertemuan tersebut. Semangat itu diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh pengurus untuk menjalankan roda organisasi dengan lebih solid dan terarah.


Dengan berakhirnya kegiatan kopdar, pekerjaan organisasi justru memasuki tahap berikutnya. Konsolidasi yang telah dibangun diharapkan dapat dilanjutkan melalui kerja nyata, koordinasi yang berkesinambungan, serta program yang terukur dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.


Eka Aristiya Juni Artomo

×
Berita Terbaru Update