Gresik, DJDEVELOPER.co.id - Suasana malam di Jalan Kalimantan, Perum Gresik Kota Baru (GKB) berubah menjadi mencekam setelah seorang oknum anggota perguruan silat diduga menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal pada Minggu dini hari (22/2/2026). Akibat kejadian tersebut, korban terkapar tak berdaya dan sepeda motornya ringsek.
Peristiwa yang terjadi di kawasan yang biasanya ramai itu sontak membuat warga sekitar panik dan resah. Jalan Kalimantan, GKB, yang biasanya ramai kendaraan, berubah menjadi lokasi kekerasan dalam hitungan detik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu sedang berboncengan dengan rekannya. Tiba-tiba, mereka berpapasan dengan rombongan yang disebut membawa senjata tajam (sajam) dan balok kayu.
Tanpa diduga, kelompok tersebut langsung menyerang korban dan rekannya. Dalam situasi kacau tersebut, kendaraan yang ditumpangi korban hilang kendali hingga menabrak pembatas taman dan mengalami kerusakan cukup parah.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut hanya bisa melihat dari kejauhan dengan rasa cemas dan takut untuk mendekat. Korban yang tak sadarkan diri kemudian dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Manyar, Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin, membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa penanganan dan penyelidikan kasus ini telah diserahkan ke Polres Gresik. "Sudah diserahkan ke Polres Gresik mengenai penanganan dan penyelidikan," katanya.
Insiden ini memicu kekhawatiran warga sekitar kawasan GKB. Mereka berharap aparat keamanan meningkatkan patroli malam guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Warga merasa resah dan tidak aman dengan adanya aksi kekerasan jalanan yang semakin meresahkan masyarakat.
Peristiwa dugaan pengeroyokan di Jalan Kalimantan GKB Gresik ini menambah daftar panjang aksi kekerasan jalanan yang meresahkan masyarakat. Warga berharap agar aparat kepolisian dapat segera bertindak tegas untuk memberantas aksi premanisme dan kekerasan jalanan yang semakin marak terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait identitas korban maupun kelompok pelaku. Aparat kepolisian diharapkan segera melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif di balik aksi kekerasan ini dan memburu para pelaku yang terlibat. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu provokatif yang dapat memperkeruh suasana. Mari kita percayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan berharap agar para pelaku segera tertangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama, mari kita jaga lingkungan kita agar tetap aman dan kondusif.
(Redaksi)
