- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Halal Bihalal Insan Pers Cirebon Digelar di Bawah Jalan Layang Pegambiran: Sederhana, Sarat Makna Kebersamaan dan Penghormatan Terhadap Tradisi Pers Lokal

Selasa, 24 Maret 2026 | Maret 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-24T12:01:09Z
Halal Bihalab Insan Pers Cirebon digelar sederhana di bawah jalan layang Pegambiran, tapi sarat makna kebersamaan. Acara ini mempererat solidaritas antarwartawan dan menjadi pengingat pentingnya menjaga silaturahmi di tengah dinamika profesi jurnalis. 

CIREBON, Liputan12.com — Suasana kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti kegiatan Halal Bihalal tahunan komunitas insan pers Cirebon yang diselenggarakan pada Selasa (24/3/2026). Berbeda dengan acara serupa yang kerap digelar di lokasi formal seperti kafe atau aula hotel berbintang, para jurnalis dari berbagai media di Kota Cirebon sepakat menggelar pertemuan silaturahmi tersebut di bawah jalan layang kawasan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, tepat di seberang Grage City Mall. Tempat yang sering disebut sebagai "markas rahasia" para wartawan ini menjadi saksi bisu akan perjalanan panjang dunia pers lokal.

Pemilihan lokasi yang unik ini bukanlah kebetulan semata. Sejak lebih dari satu dekade yang lalu, area di bawah jalan layang tersebut telah menjadi titik temu harian bagi para wartawan Cirebon. Baik pagi hari sebelum memulai peliputan, maupun sore hari setelah mengakhiri aktivitas lapangan, lokasi ini selalu ramai dengan percakapan seputar berita, pengalaman lapangan, hingga keluhan tentang dinamika profesi yang penuh tantangan. Nilai historis dan emosional yang terkandung di sini membuat setiap insan pers merasa seperti kembali ke rumah sendiri ketika berkumpul di lokasi yang akrab ini.

Tak kurang dari sekitar 50 orang peserta dari berbagai media – mulai dari media cetak seperti Koran Cirebon, Harian Kota Cirebon, media elektronik seperti TVRI Jawa Barat Cabang Cirebon, radio lokal, hingga media daring dan portal berita daerah – berkumpul dengan antusias. Acara resmi dibuka oleh Wawan, Ketua Forum Perkumpulan Jurnalis Cirebon yang juga menjadi penggagas kegiatan tahunan ini. Dalam sambutannya yang penuh perhatian, ia menyoroti betapa pentingnya menjaga tali silaturahmi yang erat di tengah dinamika profesi jurnalistik yang semakin kompleks.

"Di dunia pers yang kini menghadapi berbagai tantangan – mulai dari perubahan tren media, tuntutan kecepatan berita, hingga tekanan dari berbagai pihak – kebersamaan seperti ini menjadi pondasi yang tidak bisa kita abaikan. Dunia pers seringkali menghadapi berbagai rintangan, baik dari sisi beban pekerjaan yang tinggi maupun kondisi eksternal yang tidak selalu mendukung. Oleh karena itu, momen seperti Halal Bihalal ini sangat penting untuk memperkuat rasa persaudaraan dan saling mendukung antar sesama insan pers," jelas Wawan dengan nada yang penuh perhatian.

Setelah sambutan pembuka, kesempatan diberikan kepada Agustinar (yang akrab disapa Papi) dan Arif Yolando, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon, untuk menyampaikan kata sambutan. Kedua tokoh pers ini tidak hanya berbagi pengalaman panjang mereka yang telah menjelajahi dunia jurnalistik sejak era media konvensional hingga era digital saat ini, tetapi juga mengangkat ide baru yang menarik. Arif Yolando mengusulkan pembentukan komunitas Bikers Jurnalist Indonesia (BJI) yang tidak hanya menjadi wadah bagi para jurnalis yang memiliki minat pada berkendara, tetapi juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk kegiatan positif seperti touring edukatif ke daerah-daerah terpencil untuk meliput isu masyarakat atau bahkan melakukan kegiatan pelayanan masyarakat bersama.

"Komunitas ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk berbagi hobi berkendara, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan antarsesama jurnalis melalui berbagai aktivitas yang bermanfaat, seperti touring yang diisi dengan peliputan isu-isu masyarakat di daerah pedalaman atau kegiatan pelayanan masyarakat bersama," jelas Arif dengan semangat.

Pada kesempatan yang sama, Piryanto, Ketua Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) DPD Jawa Barat yang turut menghadiri acara, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, acara yang digelar secara sederhana namun penuh makna ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat solidaritas dan sinergi antarwartawan lintas media.

"Kita semua tahu bahwa di dunia pers, terdapat persaingan sehat antar media untuk memberikan berita terbaik bagi masyarakat. Namun, acara seperti ini membuktikan bahwa di balik persaingan tersebut, kita tetap memiliki ikatan persaudaraan yang erat dan saling mendukung satu sama lain," ucap Piryanto dengan penuh semangat.

Kehadiran sejumlah tokoh pers ternama semakin memperkaya suasana acara. Firda Asih, Pimpinan Redaksi Koran Cirebon, yang juga hadir, berbagi pandangan mendalam mengenai perkembangan dunia pers di era digital yang mengharuskan para jurnalis untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri. Selain itu, beberapa perwakilan dari institusi pers lokal juga turut berbagi cerita dan harapan mereka terhadap kemajuan dunia jurnalistik di Kota Cirebon ke depannya.

Kegiatan mencapai puncaknya dengan sesi makan bersama yang menyajikan hidangan khas daerah Cirebon yang sangat digemari, yaitu Pedesan Entog. Hidangan yang disajikan dengan cara yang sederhana namun penuh kehangatan menjadi ajang untuk lebih mempererat hubungan antar peserta. Suasana yang santai dan penuh canda tawa membuat setiap orang merasa lebih dekat, mempertegas bahwa esensi utama dari perayaan Halal Bihalal adalah untuk mempererat tali persaudaraan dan memohon maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama ini.

Meski tidak memiliki dekorasi yang megah atau hidangan yang mewah, acara ini berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi setiap peserta. Kehangatan yang terbangun bukan hanya berasal dari suasana acara, tetapi juga dari pemahaman bahwa kekuatan komunitas jurnalis tidak terletak pada kemewahan acara, melainkan pada kedalaman hubungan antar sesama dan kesediaan untuk saling mendukung dalam menjalankan tugas sebagai penjaga kebenaran dan suara bagi masyarakat.


Penulis : Bung Arya 

×
Berita Terbaru Update