- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Mengukir Kebersamaan di Hari Kemenangan: Tali Silaturahmi Erat Terjalin Pasca Sholat Idul Fitri di Tamberu Barat

Sabtu, 21 Maret 2026 | Maret 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-21T11:17:56Z
Momen Idul Fitri di Tamberu Barat, Sampang, jadi ajang ukir kebersamaan dan silaturahmi erat pasca sholat Idul Fitri. Jamaah Masjid Al-Ikhlas Cangak saling bermaafan, ramah tamah, dan nikmati hidangan khas Idul Fitri bersama.

SAMPANG, DJDEVELOPER.co.id – Keriuhan khidmat sholat Idul Fitri 1447 Hijriah baru saja usai di Masjid Al-Ikhlas Cangak, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Lantunan takbir terakhir dan doa penutup yang dipimpin oleh Sekdes sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al-Arifin, KH. Moh. Sufyan Asy'ari, mengakhiri ibadah yang penuh makna. Namun, momen kebersamaan dan suka cita justru baru dimulai. Tradisi yang telah mengakar kuat dalam setiap perayaan Idul Fitri, yaitu saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi, langsung merajut seluruh jamaah dalam suasana yang penuh kehangatan.

Begitu khutbah yang sarat pesan moral dan spiritual selesai disampaikan, spontanitas umat memenuhi ruang masjid dengan gema "Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin". Barisan sholat yang tadinya rapi, kini perlahan cair membentuk lingkaran-lingkaran kecil. Ratusan jamaah, dari anak-anak yang polos hingga para sesepuh yang bijaksana, pria dan wanita, semua berbaur dalam satu tujuan: saling berjabat tangan dan membersihkan hati.

Pj. Kepala Desa Ustadz Rifandi, bersama KH. Moh. Sufyan Asy'ari, menjadi pusat perhatian. Mereka disambangi satu per satu oleh warga yang antusias untuk bersalaman, menyampaikan ucapan selamat hari raya, dan memohon maaf atas segala kekhilafan. Di setiap jabat tangan, terpancar ketulusan, senyuman, dan kadang kala, air mata haru dari pertemuan kembali dengan sanak saudara atau tetangga yang jarang bersua. Momen ini menjadi kesempatan berharga untuk melebur segala prasangka, mengakhiri perselisihan, dan memulai lembaran baru di hari yang fitri. Tawa canda anak-anak yang riang berlarian di antara orang dewasa menambah semarak suasana, menciptakan harmoni sempurna antara spiritualitas dan kebahagiaan duniawi.

Namun, kebersamaan di Tamberu Barat tidak berhenti hanya dengan saling bersalaman. Usai sesi "halal bihalal" yang menghangatkan hati, acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang telah dinanti. Di bawah naungan sejuk Masjid Al-Ikhlas, serta beberapa tenda sederhana yang telah disiapkan di pelataran, jamaah berkumpul untuk menikmati hidangan khas Idul Fitri. Meja-meja panjang yang terhampar dihiasi aneka sajian lezat, mulai dari ketupat dan opor ayam yang menggugah selera, aneka kue kering dan basah, hingga minuman segar.

Di sinilah, obrolan ringan dan tawa renyah saling bersahutan. Para warga duduk berkelompok, berbagi cerita, pengalaman selama Ramadhan, hingga rencana-rencana setelah Idul Fitri. Pj. Kepala Desa Ustadz Rifandi dan KH. Moh. Sufyan Asy'ari terlihat aktif berbaur, menyapa dan melayani warga, menunjukkan kedekatan yang luar biasa antara pemimpin dan masyarakatnya. Tidak ada sekat, tidak ada formalitas yang kaku; hanya ada kehangatan persaudaraan dan semangat kebersamaan yang tulus.

Sesi ramah tamah ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat Tamberu Barat. Makanan yang disajikan seringkali merupakan hasil patungan atau sumbangan dari warga, menunjukkan betapa kuatnya ikatan sosial di desa ini. Momen Idul Fitri di Tamberu Barat bukan hanya sekadar perayaan agama, melainkan sebuah manifestasi nyata dari nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan saling peduli yang terus dijaga dan diperkuat. Dengan demikian, hari kemenangan ini menjadi fondasi yang kokoh untuk terus membangun kerukunan, persatuan, dan kemajuan Desa Tamberu Barat ke depannya.


Penulis : Redaksi 

×
Berita Terbaru Update