- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Sampang Satukan Kekuatan: Pemkab dan Polres Bersinergi Wujudkan Penerimaan Polri "BETAH", Transparan dan Akuntabel!

Selasa, 17 Maret 2026 | Maret 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-17T08:08:25Z

Sampang, DJDEVELOPER.co.id – Kabupaten Sampang memasuki era baru dalam seleksi anggota Polri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang dan Polres Sampang. Penandatanganan yang dilaksanakan pada 17 Maret 2026 di Ruang Kapolres Sampang ini menandai komitmen bersama untuk mewujudkan proses penerimaan anggota Polri yang Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).

Acara bersejarah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang, Bapak Mas’udi Hadiwijaya, S.Pd., M.Pd., yang memiliki peran krusial dalam menjamin kualitas calon pendaftar dari kalangan pelajar dan alumni. Kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang, serta Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sampang, semakin memperkuat dukungan dari berbagai sektor dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan karakter dan validitas data kependudukan calon pendaftar.

Nota Kesepahaman ini bukan hanya sekadar dokumen formal, melainkan wujud nyata kolaborasi antara Polres Sampang dan Pemerintah Daerah dalam menciptakan sistem pembinaan dan penjaringan calon anggota Polri yang potensial dari Kabupaten Sampang. Tujuan utama dari kerjasama ini adalah untuk mewujudkan proses seleksi yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Dengan proses seleksi yang objektif dan terukur, diharapkan Kabupaten Sampang dapat menyumbangkan putra-putri terbaiknya untuk menjadi abdi negara yang profesional dan berintegritas.

Prinsip "BETAH" menjadi landasan utama dalam setiap tahapan penerimaan anggota Polri, mulai dari sosialisasi yang inklusif, pendaftaran yang mudah diakses, pelaksanaan seleksi yang objektif dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), hingga pendekatan humanis dalam berinteraksi dengan para calon pendaftar. Dengan mengedepankan prinsip ini, diharapkan dapat tercipta iklim kepercayaan yang kuat di kalangan masyarakat, khususnya para generasi muda yang bercita-cita menjadi anggota Polri.

Kerjasama yang solid dan komitmen yang kuat untuk menerapkan prinsip "BETAH" diharapkan akan menghasilkan anggota Polri yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, tetapi juga integritas moral yang tinggi, dedikasi untuk melayani masyarakat, dan menjunjung tinggi supremasi hukum. Dengan demikian, citra Polri di mata masyarakat akan semakin positif, dan keamanan serta ketertiban di Kabupaten Sampang akan semakin terjamin. Melalui sinergi ini, Kabupaten Sampang bertekad untuk menjadi contoh dalam pelaksanaan rekrutmen Polri yang transparan, akuntabel, dan humanis.


(Redaksi)

×
Berita Terbaru Update