![]() |
| Pemuda diduga coba pencurian di atap rumah, dihajar warga hingga babak belur sebelum diselamatkan Ketua RT dan dilirik ke polisi. Pelaku diamankan ke Mapolsek Sukarami untuk pemeriksaan lebih lanjut. |
PALEMBANG, DJDEVELOPER.co.id – Seorang pemuda mengalami kejadian tidak menyenangkan setelah terjebak warga saat diduga hendak melakukan aksi pencurian di atas atap sebuah rumah di kawasan Jalan RA Abusamah, Kelurahan Sukabangun, Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang pada hari Sabtu (23/03/2026). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di lokasi rumah milik warga di Jalan RA Abusamah, tepatnya di wilayah RT 41 RW 07 Kelurahan Sukabangun.
Kegiatan ini bermula ketika sejumlah warga dari Jalan Malaka, RT 41 RW 07, melihat sosok seorang pemuda yang sedang mencoba memasuki salah satu rumah di komplek perumahan di Jalan RA Abusamah. Saat itu, warga yang sedang berkumpul di depan rumah melihat ada seseorang yang mencoba naik ke atas atap rumah milik salah satu warga. Warga yang merasa curiga kemudian mengumpulkan diri dan mengeluarkan teriakan yang membuat pemuda tersebut terkejut dan tidak bisa melarikan diri.
Situasi menjadi semakin panas ketika beberapa warga yang merasa marah mulai mendekati dan melakukan tindakan yang kurang tepat terhadap pelaku yang sedang terjepit di atas atap. Dalam suasana yang penuh emosi tersebut, sebagian warga yang tidak bisa mengendalikan amarah melakukan tindakan fisik terhadap pelaku hingga kondisi tubuhnya mengalami luka-luka di berbagai bagian tubuh.
Namun, tidak lama kemudian, Ketua RT 41 RW 07 Kelurahan Sukabangun, Azmi Kandias, beserta beberapa tokoh masyarakat segera datang ke lokasi kejadian setelah mendengar keributan yang cukup besar. Mereka dengan cepat menghentikan tindakan yang kurang tepat dari warga dan mengamankan pelaku agar tidak terjadi hal yang lebih parah. "Kami segera datang setelah mendengar ada keributan besar di kawasan ini. Ketika tiba di lokasi, kami melihat kondisi yang cukup memprihatinkan sehingga langsung mengambil langkah untuk mengamankan pelaku dan menenangkan suasana," ujar Azmi.
Setelah kondisi terkendali, pihak RT bersama warga kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi pelaku yang mengalami beberapa luka pada bagian wajah dan tubuh. Setelah itu, mereka segera melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Sukarami, Polrestabes Palembang, agar pelaku dapat menjalani proses hukum yang sesuai.
Pelaku yang telah dikenal sebagai seorang pemuda lokal yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Sukarami untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengaku sedang dalam kesulitan ekonomi sehingga terpaksa melakukan hal tersebut. Namun, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif dan apakah ada pihak lain yang terlibat.
Kepala Mapolsek Sukarami, Komisaris Polisi (Kombes) yang tidak ingin disebutkan namanya, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kasus ini. "Kami akan mengklarifikasi setiap detail kejadian, mulai dari motif hingga apakah ada pola tertentu dalam tindakan yang dilakukan. Selain itu, kami juga akan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dalam menangani kasus seperti ini selalu melalui jalur hukum yang berlaku," jelasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa meskipun keamanan dan kepemilikan barang merupakan hal penting, penanganan terhadap pelaku harus tetap melalui proses hukum yang benar. Semoga kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih bijak dalam menghadapi situasi serupa ke depannya.
(Kontributor Palembang)
